Berita Lain

Indeks Berita

Senin, 03/03/2008 14:46 WIB
KA Bandung-Jakarta Banting Harga, Argo Gede Turun 33 Persen
Andrian Fauzi - detikBandung


Bandung - Akses Jalan tol Cipularang yang menghubungkan Bandung-Jakarta, membuat kereta api bukan lagi primadona. Ditinggal penumpang hingga setengahnya, PT Kereta Api (KA) Daop II Bandung banting harga. Mulai 7 maret mendatang, tarif Parahyangan dan Argo Gede turun hingga 33 persen.

Penurunan tarif ini berlaku setiap hari dan setiap jam keberangkatan. Namun untuk sementara hanya dari Bandung menuju Jakarta. Sementara sebaliknya, tarif kereta masih yang lama.

"Kami masih berkoordinasi dengan Daop Jakarta. Kita akan evaluasi tarif baru ini dalam dua minggu ke depan," ujar Kepala PT KA Daop II Bandung, Saiful Echwan, di Stasiun KA Bandung, Jl Stasiun Barat, Senin (3/3/2008).

Mulai Jumat, 7 Maret 2008, tarif KA bisnis Parahyangan menjadi Rp 20 ribu dari Rp 30 ribu atau turun 33 persen. Tarif KA eksekutif dari Rp 50 ribu menjadi Rp 35 ribu. Sementara KA bisnis anak-anak hanya Rp 15 ribu, yang semula Rp 24 ribu. Sedangkan Argo Gede dari Rp 65 ribu menjadi Rp 45 ribu.

Menurut Saiful, penyesuaian tarif ini untuk memberikan pelayanan yang lebih baik. Disamping itu juga, untuk meraih okupansi kereta api di masa jayanya.

"Dulu okupansi bisa sampai 75 persen. Kondisi sekarang hanya 30 persen hingga 35 persen setiap kali pemberangkatan," ungkap Saiful.

Setiap harinya, ada 10 kali pemberangkatan KA Parahyangan dengan 292 seat bisnis dan eksekutif. Sementara untuk Argo Gede ada 12 kali pemberangkatan. Setiap kali pemberangkatan, maksimal kursi yang terisi hanya 35 persen.

"Penurunan tarif ini tidak berarti membuat pelayanan kita juga berkurang. Kita memberikan layanan terbaik bagi penumpang," tandasnya.(ern/lom)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (10 Komentar)

Baca juga :