Cari Penawaran Terbaik di Sini


Berita Lain

Indeks Berita

Minggu, 09/03/2008 16:49 WIB
Pemukulan Pedagang oleh Praja
Sempat Terjadi Aksi Cengkeram Kerah dan Pemukulan
Andrian Fauzi - detikBandung

Bandung - Sampai saat ini, kronologis perselisihan antara praja IPDN dan pedagang belum diketahui secara pasti. Namun sempat terjadi aksi pencengkeraman kerah dan pemukulan oleh salah seorang praja kepada salah satu pedagang.

Berikut kronologis kejadian yang disampaikan oleh Kabag Kemahasiswaan/Pengasuhan, Ismail Nurdin, Minggu (9/2/2008). Selisih paham antara praja dan onum pedagang berawal dari masuknya dua pedagang tanpa izin ke wisma praja. Dua pedagang tersebut yaitu Dede dan Budi memasuki wisma praja pada pukul 21.30 WIB. Berbeda dengan keterangan Plt Rektor IPDN Johanis Kaloh, Ismail mengungkapkan dua praja yang terlibat hanya dua orang.

Melihat kedatangan Dede dan Budi, dua praja asal Papua, Julius dan Marten menegur keberadaan kedua pedagang tersebut di wisma praja. Teguran Julius dan Marten tersebut tidak diindahkan oleh Dede dan Budi. Untuk kedua kalinya, Julius dan Marten menegur Dede dan Budi sehingga menimbulkan percekcokan di antara mereka.

"Selisih paham terjadi mungkin praja yang menegur berasal dari Papua, sedangkan dua pedagang tersebut adalah warga sekitar," tutur Kabag Kemahasiswaan/Pengsuhan IPDN, Ismail Nurdin.

Dede dan Budi pun dibawa ke pos pelayanan nusantara untuk dimintai keterangan. Namun saat akan dibawa ke pos tersebut, Dede melarikan diri. Budi sendiri bungkam ketika ditanya maksud dan kedatangan dirinya dengan Dede ke wisma praja IPDN. Menurut Ismail, sesuai dengan produser IPDN, siapapun yang akan berkunjung ke IPDN harus melalui pos pelayanan nusantara terlebih dahulu untuk ditanya maksud dan tujuan kedatangannya.

"Sangat disayangkan, Budi dan Dede tidak menjawab ketika ditanya kepentingannya apa dan mau ke siapa," jelas Ismail.

Ismail memaparkan, sampai saat ini belum diketahui adanya pemukulan oleh kedua praja tersebut karena masih dalam tahap penyelidikan. Namun sepengetahuan dirinya sempat terjadi pencengkeraman kerah baju terhadap salah satu pedagang oleh salah seorang praja.

Sementara menurut keterangan ketua RW 03, Maman Suparlan, Dede mendapatkan telepon dari salah seorang praja untuk dibawakan nasi, Jumat (9/3/2008). Saat itu Dede mengajak Budi turut serta untuk mengantarkan nasi ke wisma praja. Ketika di depan asrama Kaltim Dede dan Budi dicegat oleh praja.

Maman menambahkan, Budi dicengkeram kerahnya dan dipukul oleh salah seorang praja di bagian muka, tetapi tidak meninggalkan memar.

Hingga saat ini, kronologos detil kejadian, apa yang dipercekcokan, berikut aksi pemukulan yang terjadi masih diperdalam oleh pihak penyidik internal IPDN.

(ema/ern)


Share

Baca juga :